Friday, November 1, 2013

Dari Keramahan,Kesederhanaan,hingga Jujurnya Pantai “GILI KETAPANG”



Dari Keramahan,Kesederhanaan,hingga Jujurnya Pantai “GILI KETAPANG”

Sabtu 12 oktober 2013 sy dan teman sy melakukan perjalanan yang menurut sy adalah pelarian sejenak  dari kehidupan kampus yang memang saat itu sebulan sebelumnnya penuh dengan ke-tai-an yang ga tertolong. Mulai dari praktikum, tugas, proker himpunan, cinta dsb… saat itu memang kita berniat u/ lari dari kenyataan yang membuat otak ini berasa penuh dengan pikiran pikiran yang sebenarnya itu pantas atau tidak sy pikirkan. Kenapa sy harus lari? Knp ga dihadapa dan diselesaikan? Jadi izinkan sy u/ beralasan… :)

Sy memilih lari karena berniat u/ melepaskan sejenak kepenatan yang ada di otak ini biar  fresh, bisa ngerenung, bisa menata strategi u/ menghadapi kehidupan nyata itu. Dan menurut sy percuma ngejalanin semua jika tanpa rencana dan strategi, kalo kata orang mundur selangkah u/ berlari atau bahkan melompat u/ menghadapi semua. Kenapa bahasannya jadi serius gini??? Hahahaha

Dan kenapa gili ketapang? Pertama, sy orang probolinggo meskipun kabupaten sih tapi saya belum pernah ke pulau ini padahal kalo buka google ttg pulau ini kerennya pecah, jadi sy memilih pulau Gili Ketapang u/ tujuan destinasi wisata sy. Kedua. Mencari tempat dimana orang belum tau dengan jelas ttg suatu tempat tapi kerennya sama dengan tempat yang lain. Kayak contoh Bali, Bali emang keren tapi Bali bahkan sangking banyaknya orang yg pernah kesana sampe ke-kerenan Bali tu udah hal biasa, krn banyak orang tau bahwa Bali itu ya….seperti yang kalian tau. “eh lo tau ga ada pantai baru di Bali yang masih jarang orang kesana, dan itu keren banget|yaelah broo, dari dulu pantai di Bali emang keren kale,biasa aja (straightface: ON). Nah itu alesan kenapa sy memilih pulau Gili Ketapang, menurut sebagian orang pantainnya keren tapi belum banyak orang yang emang pernah kesana. Intinya mau beda sama yg lain lah kira kiranya. Yang ketiga budget sy dn temen saya mepet abissss, sementara otak udah demo pingin vacation, tapi yaudahlah budget ga seberapa dipikirin yang penting otak bisa fresh.

Jadi pulau ini masih termasuk bagian dari Kabupaten Probolinggo Kecamatan Sumberasih Provinsi Jawa Timut Negara Indonesia tercinta dengan jumlah penduduk kurang lebih 10.000jiwa (sensus 2009), luas wilayah 68ha, sebagian besar berasal dari suku Madura yang sebagian berprofesi sebagai nelayan. Jadi kita berangkat jam 12siang dari malang cuman berdua sj, bukan karena kita pasangan homo yg mau liburan, tapi memang karena temen2 yang lain sdh punya rencana liburannya masing masing jadi yasudahlah kita berangkat berdua. Naik spd motor dari malang selama kurang lebih 3jam teremasuk sholat, makan, pup, ke pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo (penduduk sekitar bilangnya Pelabuhan Mayangan.red) lalu Tanya aja ke orang disana dimana tempat u/ menyeberang ke pulau Gili Ketapang, nanti pasti diarahkan ke suatu tempat dimana kalian bisa menemui perahu motor yang mengantarkan kalian ke pulau tersebut. Perlajanan perahu motor hanya dengan tarif local dengan harga 5rebu rupiah aja kita bisa nyebrang. Kalo kalian ada yang naik motor spt kita ke pulau Gili Ketapang tenang aja, ada penitipan sepeda motor dan mobil di dekat dermaga sana dengan tariff 7rebu rupiah/malem itupun kalo kalian mau bermalam di pulau tsbt. Mending dititipin di dermaga daripada bawa motor kalian ke pulau tersebut dengan alesan RIBET! Udah titik gak pake embel embel, tapi inget kunci ganda kendaraan anda dan jgn lupa tetap bawa harapan kalian jgn ditaruh di spd motor, krn itu harapan bukan helm.

Perjalanan selama menyebrang sekitar 1jam waktu standartnya, waktu itu kami menyeberang dengan waktu yang tidak standart yaitu selama 1,5jam karena ombak saat itu lagi besar besarnnya, nanti kalian akan ngeliat videonya. Waktu yang tepat u/ menyabrang pagi hingga siang karena ombak dan anginnya belum begitu kencang, apalagi saat itu probolinggo masih dilanda angina gending, apa itu angin gending, cek aja di google. sekitar jam setengah5 sore sampai di dermaga pulau Gili Ketapang kami langsung menuju pantai barat pulau ini u/ melihat sunset J. Dari dermaga ke ujung barat pulau mungkin hanya sekitar 15 menit dan kalian akan menemukan surge tersebut J.
Ini penampakannya :


Detik detik sebelum terbenam ke peraduannya.


Senjapun mengalah pada tinggi gunung.

Sebagai tamu yang baik kami ijin dong sama empunya pulau yaitu Kades (Kepala Desa.red) setelah muter muter di dalem kampung dan Tanya kesana kemari akhirnya dapet rumah pak Kades selain ijin bertamu kami juga mengadu nasip kepada beliau untuk menanyakan kejelasan kami akan berteduh dimana mala mini, YAP! Tepat kami traveller yang ga merencanakan akan tidur dimana saat itu, selama ada masjid atau kantor lurah kami merasa aman. Namun pak Kades berkehendak lain beliau mengijinkan saya u/ tinggal di rumah adiknnya di dekat dermaga pulau ini. Tepat tak disangka tak dirancang kita tidur di depan rumah yang langsung menghadap laut coyyyJ. Setelah beliau melakukan koordinasi dengan adiknya akhirnya kami diantar oleh beliau ke kediaman adiknya naik motor dan bonceng 3, tidak ada polisi yang menilang tanpa helm tidak ada plat nomor motor krn akses pulau ini hanya pake perahu motor yang beroprasi hingga jam 8malam jadi tidak mungkin ada berita kehilangan motor kalo kehilangan harapan itu mungkin aja, namanya juga harapan, tidak ada balap liar, tapi yg ada macet!!! Yess macet, karena ada hewan liar disini yaitu kambing! Kalian gak salah baca, hewan liar disini adalah kambing, sangking liarnnya waktu kami menunggu pak kades dirumahnnya kaki kami dilewati kawanan kambing yang lagi cari makan, kalo diluar kucing yang liar kalo dipulau ini kambing! Kambing disini dilepas gitu aja terserah dia mau makan apa, plastic, kertas, uang, dsb suka suka kambingnya aja mau makan apa namanya juga pilihan hidup kambing, sy bisa apa? Kambing kambing disini ada pemiliknnya namun memang tidak dikandangkan cuman diberi kalung atau cat pylox sebagai penanda siapa pemiliknnya. Dan mungkin juga sodara dari raditya dika ada disini.

Sampe dirumah adiknnya pak kades, kami seperti biasa melakukan aktifitas seperti yg rakyat Indonesia lainnya lakukan yaitu Nongkrong, ngobrol, bicara yang pasti ditemani oleh makanan kecil dan kopi J. Jangan ngaku nongkrong kalo belum dapet wawasan dan hasil info info baru, maaf sy lupa nama narasumber sy kali ini dan yg jelas orang ini masih saudara dari pak Kades. Dan dari perbincangan ini yg didapatkan  adalah ada tempat yang namanya Goa Kucing yang dimana konon katanya dari kabar masyarakat sekitar adalah tempat peristirahatan dari Syech Maulana Ishaq yang menurut terawangan sy adalah beliau pemuka Agama lah pada saat itu. Kenapa dinamakan Goa Kucing karena zenma (partner travlling sy.red) ingin mencari kumisnya yang hilang mengakibatkan kejantanannya yang ikut hilang. Engga bcanda, jadi dulu waktu saat nelayan itu pergi u/ melayan, terdengar suara adzan ditempat ini, padahal di tempat ini jauh dari masjid dan tidak ada pengeras suara, namun suara Adzan terdengar sangat keras dan ga mungkin ada seseorang yang berteriak melakukan Adzan dengan suara sekeras itu dan terdengar sangat jauh dari pantai. Dan saat nelayan itu mendekati tempat itu banyak sekali kucing berkeliaran di Goa tersebut dan  penduduk sekitar  hingga saat ini tidak mengetahui darimana datangnya kucing kucing tersebut. Sementara saya sendiri saat berkunjung ke pulau ini hanya melihat 4ekor kucing yang ada, selebihnya kambing dan ayam. Dipulau ini juga sudah ada BTS dari Telkomsel, Indosat, dan XL jadi jangan kwatir kalian ga bakal bisa update status di jejaring yg kalian miliki. Air disini juga sudah memakai PDAM mulai tahun 2007 yang saat itu yang memperjuangkannya adalah  Alm. Adjie Massaid yg saat itu pula menjabat sebagai DPR Kabupaten Probolinggo ( maaf info u/ jabatan beliau kurang valid cek sendiri di google deh). Kenapa sy menyebut tokoh karena sy merasakan kegembiraan dari narasumber dan pahitnnya ditinggalkan oleh sosok beliau, dan memang narasumber ini ingin kita menyebarkan ttg aksi beliau terhadap pulau ini.  Ada 2 masjid besar disini yang salah satu masjidnya dibangun dengan biaya swadaya masyarakat tanpa bantuan dari pemerintah sepeser pun yang dananya hampir sekitar 2 Milyar!!! WOW bgt ga tuh? Dana swadaya didapat dari swadaya masyarakat sekitar 500-600ribu/hari dan mencapai 40-6jt/minggu. Nah uniknnya saat pembangunan masjid ini berlangsung banyak ditemukan kerangka kerangka mayat dibawah tanah saat membangun pondasi dari masjid ini, dan mayat mayat tersebut berada dalam semacam guci besar yang didalamnnya itu terdiri dari beberapa mayat, dan waktu membangun ini ditemukan beberapa guci besar yang ditemukan, namun penduduk yang kerja bakti disini tidak merasa takut dengan tengkorak tengkorak tersebut justru senang karena  kalau ditemukan guci guci tersebut disekitar situ pasti ditemukan barang barang antic pula. Banyak barang barang yang ditemukan warga pada saat membangun pondasi. Yap benar anggapan kalian salah, orang orang sini sebenarnya penduduk disini banyak duit namun memang hidupnnya sederhana dan tetep low profile J. Masalah listrik disini masih dengan system 12-12 jadi 12 nyala (6petang-pagi), dan 12 jam mati. Masih diupayakan agar di pulau Gili Ketapang ini listrik dapat nyala selama 24jam. AMIN…

Setelah melakukan perbincangan yang renyah dan gurih kami memutuskan untuk mencoba bermalam minggu menyisiri pantai dipulau ini.  Malam minggu dengan langit malam yang cerah berjalan ditepi pantai berdua, tapi sayang sama cowok! KAMPRET! Untuk sy bisa menahan ego u/ mengontrol nafsu, kalo engaak behhhhhhh jadi dah tuh adegan adengan yang dimulai dari pegangan tangan trus mulai mendekat, mata saling bertatapan………………………………….HUSH! kenapa jadi bayangin gini??? Ada kejadian dimana hampir selama 8tahun sy tidak mengalaminnya dan di pulau ini sy mengalaminnya lagi, apa itu? Ngeliat bintang jatuh coyyyy! Sekarang bayangin, jalan di tepi pantai dengan malam cerah sunyi dan gelap jauh dari polusi cahaya bintang dimana mana, anginnya berbisik ditelinga menyusuri seluruh badan bintang kelap kelip kayak lampu di gang dolly pas ngeliat liat keatas ada bintang jatuh dan ekornnya panjang. Dan itu terjadi kayak ada di depan mata kalian..WOW EPIC bgt sobbbb…..

Jalan ke ujung telatan pulau ini yang gelap semakin gelap dan kami memutuskan putar balik dan menyusuri jalan perkampungan. Dari pertama kita di perahu sore tadi sampe malem pas kita jalan jalan ini rahang sampe capek balas senyum dari penduduk sekitar, kita datang kesana itu udah kayak bule asing yang diliatin, ga cuman diliat pasti ada lemparan senyum dari mereka. Terserah kalian ini lebay atau hiperbol tapi kami udah mengalaminnya dan kami mengakui masyarakat disini sangat ramah dan welkam sama tamu yang datang ke pulau mereka. Sepanjang perjalanan banyak penduduk disini yang menonton bola karena saat itu Timnas Garuda Muda sedang melawan apa gitu lupa musuhnya. Jadi mereka nobar dibeberapa titik, selain pemandangan nobar mereka tivi tivi yang sedang menyala didalam rumah itu kebanyakan penduduk sedang melihat INDOSIAR, itu film ttg  animasi hewan hewan ttg cerita legenda gitu deh yg umum acara di Indosiar . yang kedua itu SCTV acara acara anak sinetron anak muda yang kerjaannya saling iri dan benci gitu lah, dan yg terakhir RCTI krn sedang tampilin bola saat itu, meskipun ga nyiarin bola tapi ramalan saya RCTI akan tetap banyak penikmatnnya kan ada acara kisah tukang bubur naik haji 2x yang penuh dengan masalah ke iri iri an para tetanggannya. Nah anak muda di pulau ini ngapain??? Anak mudanya tetep sob, naik motor keliling kampung dengan jalan kampung sekitar 1.5meter beriringan layaknnya geng motor yang ada dikota kota. Ada juga pemuda yang duduk di seperti warung kopi dan pos kamling sambil ribet dengan gadget mereka. Kalo lagi di pantai selatan pulau ini angina kencengnya ampun, kalo di utara anginnya sepoi krn yang selatan anginnya ke utara ditambah lagi lagi musim angina gending di Probolinggo. Keseluruhan malem minggu di pulau ini sangat tenang, ga ada riuh yang macem macem, dan PAS! Untuk kami yang lagi stress sama kehidupan kita. Jadi di pulau ini tu kayak kita mau nenangin diri dari himpitan aktifitas deh yang bener bener relax dengan angin, malam cerah. Malem minggu ini berakhir dengan duduk dan terlentang di dermaga pulau ini dengan nyanyian alam ngeliatin bintang bintang dilangit cerah,tapi tetep masih sama zenma K

Hari kedua :

Kita bangun sedikit kesiangan pagi ini, kami terlambat bebrapa menit untuk menikmati sunrise  di pulau ini, kami bangun dan menuju pantai timur dari pulau ini dengan spot yang amazing  u/ ngeliat pemandangan pagi. Matahari sudah terbang beberapa cm dari pandangan kami dari garis horizon pantai angin tetap sepoi sepoi pagi ini, nyanyian alam masih mengalun indah,suara angina, burung camar, deru ombak, desir pasir dan kentut pagi kita yang beradu, dan kentut itu masih termasuk suara alam.

Mau ngeliat seperti apa pemandangannya? Berikut :


Setelah menikmati sunrise kita langsung menuju Goa Kucing tempat yang dikeramatkan dipulau ini untuk mencari kumis zenma yang hilang. Kami berhasil menemukan Goa Kucing ini, jadi Goanya ada 2buah yang dalemnnya itu saling menyatu (GOA AJA MENYATU MASAK KITA ENGGAK???). oke itu curcol. Dan kedalaman sekitar 1 meter dan diameter lubang goa sekitar setengah meter dan memang benar tidak ada kucing didalam situ. Setelah zenma kecewa tidak dapat menemukan kumisnnya kita memutuskan untuk membuang kekecewaan itu dengan Lompat ke pantai dari Dermaga J kami kembali kedermaga dan melakukan hal yang terlihat sangat aneh dari penduduk sekitar, dan kami gak perduli karena air dipantai ini kayak target pacar ku coyyy….beninggg abeesssss,kalo ga percaya liat videonnya. J
Setelah berjam berenang dan lompat dari dermaga ke air kami menutup perjalanan kita kali ini dengan hasil sangat terpenuhi. Otak kembali  fresh setelah ngeliat pemandangan alam yang epic parah mulai dari pantai hingga gunung yang tampak dari kejauhan. Batin social sy lebih terbuka setelah merasakan kesederhaaan,keramahan,keterbukaan, kerendahan hati dari penduduk sekitar.  Saat berdiam di dermaga semalam sy sudah mengatur strategi apa yang harus saya lakukan besok besok dan besok. Alam dan Interaksi social yang membuat saya banyak belajar. Dan dari sini kehidupan nyata saya siap hadapi J.

TERIMA KASIH GILI KETAPANG ATAS CARA PENDEWASAAN DIRI YANG DIAJARKAN MELALUI ALAM DAN KEHIDUPAN SOSIAL DI DALAMNNYA, TERIMA KASIH.


Tempat meneduh semalam di pulau Gili Ketapang.


Terima kasih u/ Pak Yayan sekeluarga yang memberi kami tumpangan berteduh.




Tempat yang dikeramatkan GOA KUCING GILI KETAPANG


Keramahan warga dipagi hari dengan sepeda motor tanpa plat nomor yang khas dari pulau ini.



Aktifitas warga lengkap dengan kambing liarnya.

SEKIAN :)

2 comments: